Yuval Noah Harari Terbitkan Buku Baru Berjudul ‘Nexus’
inews.co.uk

Yuval Noah Harari Terbitkan Buku Baru Berjudul ‘Nexus’

Islamadina.org – Penulis buku terlaris di dunia, Yuval Noah Harari menerbitkan buku terbarunya berjudul ‘Nexus’ pada bulan September lalu. Buku ini menambah daftar buku-buku terlarisnya di bidang sejarah.

Harari adalah penulis top dunia dan pakar sejarah yang sebelumnya dikenal dengan bukunya berjudul ‘Sapiens’, sejak diterbitkan pada tahun 2013, buku ini telah terjual lebih dari 25 juta eksemplar di seluruh dunia dan menjadi buku terlaris dalam sepuluh tahun terakhir.

Sapiens adalah buku yang membahas tentang sejarah singkat umat manusia, Harari berhasil menarasikan sejarah umat manusia secara memukau dengan menelusuri asal-usul umat manusia hingga jutaan tahun tang lalu.

Buku Sapiens berhasil menyuguhkan bagaimana berbagai peristiwa sejarah di masa lalu telah membentuk peradaban manusia. Harari tidak hanya menyajikan cerita sejarah masalalu tentang umat manusia, tetapi ia menyuguhkan berbagai peristiwa penting mengapa manusia dapat bertahan hidup dan membantuk peradabannya seperti yang kita lihat sekarang.

Beda halnya dengan buku terbarunya, Nexus, buku ini menawarkan kajian lebih kekinian tetapi dengan landasan sejarah yang panjang. Dalam buku ini, Harari mengemukakan tentang kekuatan informasi sebagai salah satu alat yang membentuk peradaban manusia, Harari menelusuri jejak-jejak teknologi komunikasi hingga 100 ribu tahun yang lalu, dan puncak dari kemajuan teknologi informasi itu adalah lahirnya teknologi Al.

Buku ini secara ringkas dan mendalam mengungkapkan bagaimana informasi telah membentuk wajah peradaban umat manusia. Dengan informasi, manusia membentuk pengetahuan, membangun kebenaran, dan membentuk kekuatan secara global.

Namun, kata Harari, informasi digital umumnya hanya dijadikan sebagai alat, berbeda dengan teknologi Al, ia bukan hanya alat, tetapi ia juga menjadi agen itu sendiri, sebagaimana manusia, Al telah merevolusi dirinya sebagai mesin informasi yang bisa bergerak sendiri dan menemukan sikap sebagimana manusia.

Menurut Harari, inilah titik dilema terbesar abad 21, ketika Al telah menjadi semacam kekuatan baru bagi teknologi informasi tetapi sekaligus menjadi ancaman baru bagi manusia.

Dalam buku ini, Harari ingin menekankan bahwa bila teknologi informasi berbasis Al tidak diantisipasi secara bijak, maka Al akan banyak berdampak negatif bagi peradaban manusia. Untuk itu, Harari mewanti-wanti agar segenap umat manusia dapat berpikir secara cerdas dan bijak dalam mengelola Al, bukan saja dalam rangka untuk mengendalikan Al, tetapi sebagai upaya agar dikemudian hari manusia tidak dikendalikan oleh Al.

Islamadina.org – News

Editor: Rohmatul Izad

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *