Menulis untuk Keabadian: Doa dan Harapan untuk UNU Lampung
unu-jogja.ac.id

Menulis untuk Keabadian: Doa dan Harapan untuk UNU Lampung

Oleh: M. Khoirudin

Verba volant, scripta manent, kata-kata lisan lenyap menguap, sementara tulisan abadi menetap. Demikian ungkapan kearifan Yunani yang sangat masyhur. Menurut Helen Keller, para pujangga semua negara adalah penerjemah keabadian.

Seperti halnya setiap gram emas berharga, begitu pula setiap jam waktu kita. Setiap orang selalu punya waktu untuk melakukan apa yang disukainya. Semua orang tahu jalan menuju sukses, tetapi tidak setiap orang menempuhnya. Siapa yang mampu tetapi tak mau, ia telah merendahkan Tuhan. “Hidup ini seperti orang naik sepeda. Supaya terjaga keseimbangannya, Anda harus berjalan,” kata Albert Einstein.

Segala pesan bisa disampaikan dengan tulisan. Menulis itu menyeleksi dan menyerap informasi, merangkum dan memetakan pokok bahasan, meningkatkan penyimpanan informasi, memudahkan penggalian informasi, menghindarkan godaan media sosial, dan memfokuskan perhatian, serta memahami lebih baik.

UNU Lampung adalah Perguruan Tinggi Swasta dibawah naungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) sebuah lembaga di bawah PBNU. Usia UNU Lampung memasuki satu dasawarsa atau 10 tahun. Usia yang cukup belia untuk ukuran manusia, dan atau organisasi. Sebagai bagian dari civitas akademika kita harus terus belajar, berbenah, serta tak lupa berdo’a demi kemajuan UNU Lampung. UNU Lampung bercita-cita menjadi perguruan tinggi yang unggul pada level Provinsi, Regional (LLDKTI Wilayah II), Nasional bahkan Internasional.

Menjadikan UNU Lampung sebagai perguruan tinggi yang unggul dikancah Provinsi, Regional Nasional, bahkan Internasional tidaklah mudah, dan bahkan bukan hal yang mustahil. Pasti ada berbagai faktor kritis baik internal ataupun eksternal yang selalu menggelayuti perguruan tinggi UNU Lampung. Kendala yang bersifat eksternal adalah perguruan tinggi yang memiliki legitimasi resmi tetapi diberi kemudahan dalam berproses, seperti dukungan dan pemihakan dari pemerintah, dan lulusan yang diakui.

Adapun kendala internal dalam perguruan tinggi UNU Lampung ini adalah tentang kualitas SDM dosen dan karyawan. Pesan yang selalu disampaikan oleh Rektor UNU Lampung, antara lain jangan pernah takut dan ragu untuk terus belajar yakni studi lanjut. Harapan dari studi lanjut ini seluruh dosen dan karyawan dapat meningkatkan kualitasnya. Sehingga berdampak positif pada perguruan tinggi (menuju World Class University).

UNU Lampung sangat bersyukur mempunyai leader yang memiliki kemampuan, wawasan luas dan efektif dengan pelbagai organisasi, mitra, perorangan, serta tidak jago kandang.

Tantangan di abad 21 ini, UNU Lampung harus siap merespon revolusi industri 4.0. Dengan adanya revolusi industri ini akan berdampak pada sistem dan metode perkuliahan dalam kampus. Di era industri ini para civitas akademika harus menguasai; literasi teknologi, literasi data, literasi manusia, dan literasi bahasa.

UNU Lampung layaknya tanaman milik kita bersama. Jika kita lalai menjaga, dan merawatnya. Maka resikonya kita akan gagal mendapatkan hasil yang melimpah (panen). Kewajiban kita adalah menyirami, memupuk, dan menyiangi tanaman tersebut supaya hasilnya dapat mensejahterakan kehidupan semuanya.

“Kesadaran adalah matahari.

Kesabaran adalah bumi.

Keberanian menjadi cakrawala.

Dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata.”

(WS Rendra).

 

M. Khoirudin. Dosen UNU Lampung

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *