Pada Selasa, 17 Desember 2024, Muslimah dari berbagai negara ASEAN dan Timur Tengah berkumpul di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Mereka menghadiri konferensi internasional untuk membahas isu-isu seputar pengembangan perbedayaan perempuan.
Forum yang dihadiri tidak kurang dari 100 utusan berbagai negara ini mengusung tema “Pola Baru Peran Perempuan: Mewujudkan Perempuan Aktif dan Berdaya Saing di Ranah Publik”.
Menurut Kiai Didi, salah seorang yang hadir pada konferensi tersebut, isu tentang perempuan masih banyak menimbulkan polemik, termasuk dalam urusan politik, kepemimpinan, pekerjaan, dan kebudayaan.
Konferensi ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengembangan ide atau gagasan untuk semakin memperkuat peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, adanya forum ini merupakan sesuatu yang sangat penting agar perempuan dapat makin menyadari peranan sosialnya di tengah perubahan dan tantangan zaman yang makin kompleks.
Selama ini, perempuan masih saja dipandang sebagai makhluk domestik, artinya wilayah pekerjaannya terbatas hanya mengurus masalah rumah tangga. Budaya patriarki seringkali membatasi peran perempuan di ruang publik, padahal zaman telah berubah dan perempuan juga dapat ikut andil dalam berkonstribusi bagi pembangunan dan kemajuan.
Konferensi ini merupakan sesuatu yang penting dilakukan. Misalnya memperkuat ide tentang pemberdayaan perempuan, membangkitkan motivasi perempuan agar semakin aktif tampil di ruang publik, dan juga sebagai sarana gerakan sosial berkelanjutan bagi perempuan.
Selain itu, hasil konferensi tersebut juga akan dipublikasikan di jurnal internasional Al-Madinah. Adanya publikasi ini semakin memperkuat penyebaran ide-ide yang telah dibicarakan dan dapat menjadi pendorong bagi berbagai pihak di dunia untuk memberi prioritas bagi pemberdayaan perempuan di masa mendatang.
Kegiatan yang digagas oleh Jakarta Islamic Centre (JIC) ini merupakan salah satu upaya untuk mempertemukan para cendekiawan bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Hal ini dilakukan agar Islam dapat tampil untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dan pembangunan manusia baik di skala nasional maupun global.
Sumber: Republika.co.id
Islamadina.org – News
Editor: Rohmatul Izad

