SUKADANA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lampung Timur memiliki kepengurusan baru untuk masa khidmat 2026–2031. Dr. Fahimul Fuad dipercaya menjadi Ketua MUI Lampung Timur melalui Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Sukadana, Selasa (6/10/2026).
Dalam Rapat Pleno IV, Musda juga menetapkan Dr. Muhammad Shofwan Taufiq sebagai Sekretaris dan Dr. M. Muslih sebagai Bendahara.
Usai menerima amanah tersebut, Dr. Fahimul Fuad mengajak seluruh pengurus menjadikan kepengurusan baru sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjalankan amanah dengan niat berkhidmat dan melayani umat, bukan sekadar menjalankan tugas organisasi.
Menurut Dr. Fahim, MUI memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Sebagai wadah ulama dan cendekiawan, MUI juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehidupan keagamaan, moral, serta kerukunan di tengah masyarakat.
“Memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mengokohkan peran ulama menuju Lampung Timur makmur,” ungkapnya.
Musda V MUI Lampung Timur mengusung tema “Membangun Sinergi dan Memperkuat Peran Ulama untuk Lampung Timur Makmur.”
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. Ia mengatakan Musda menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun arah organisasi untuk periode mendatang.
Menurut Ela, keberadaan ulama mempunyai posisi strategis dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga kerukunan, membangun moral, dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
“Musda ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi ulama dan umara dalam membangun Lampung Timur yang religius, maju, aman, dan sejahtera,” kata Ela.
Ia menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penguatan karakter serta kehidupan keagamaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pembangunan.
“Pemerintah berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program yang telah berjalan baik, meningkatkan pelayanan kepada umat, serta terus bersinergi mewujudkan pembangunan yang berlandaskan nilai keagamaan dan kebangsaan,” lanjutnya.
Ketua MUI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Musda V yang berlangsung lancar dan kondusif.
Ia turut menyampaikan selamat kepada kepengurusan yang baru terbentuk dan mengingatkan pentingnya peran MUI sebagai wadah ulama dan cendekiawan.
“Selamat kepada Dr. Fahim sebagai ketua, Dr. Shofwan sebagai sekretaris, dan Dr. Muslih sebagai bendahara. MUI yang terdiri dari ulama dan cendekiawan harus menjadi mitra yang memberi bimbingan kepada umara dan umat,” pesannya.
Musda tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum MUI Provinsi Lampung Dr. KH. Mansyur Hidayat, M.Sos.I., jajaran pengurus MUI Lampung Timur, serta seluruh peserta Musda.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, MUI Lampung Timur diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi pembinaan umat dan menghadirkan pelayanan keagamaan yang dibutuhkan masyarakat.
Bagi Dr. Fahimul Fuad, amanah tersebut menjadi tanggung jawab untuk membawa MUI semakin dekat dengan umat melalui kerja nyata, pelayanan, dan penguatan peran ulama di tengah masyarakat.
